Angkringan Legenda Kota Pelajar Kopi Jos Pak Man

Scriptux.com – Sebuah tempat yang wajib banget buat dikunjungi ketika berada di Kota Pelajar Jogja yakni Angkringan Pak Man. Sebenarnya banyak sekali nama satu tempat ini, ada yang menyebutnya dengan Angkringan Pak Man, Angkringan Tugu dan juga ada yang tahunya itu Angkringan Kopi Jos Jogja. Namun sebenanya itu satu tempat yang sama.

Tempat asik yang satu ini berada di samping stasiun kereta Tugu, tepatnya di sisi utara stasiun Tugu, tidak jauh dari Malioboro membuat angkringan ini menjadi referensi utama bagi pengunjung dari luar kota yang berniat nangkring di angkringan. Minuman unik kopi jos, begitulah kenapa tempat ini dikenal dengan nama angkringan kopi jos. Kopi hitam biasa yang dimasukin arang yang masih membara.

Di daerah tertentu mungkin ini menu kopi yang sudah biasa, tapi menjadi spesial karena di Jogja di sinilah spesialisnya. Minuman lainnya ada es tape hijau, teh nasgitel(panas legi kentel), teh di sini cukup pahit dan pekat/kental, karena sangat manis biasanya disediahkan jarang (air teh atau air putih panas untuk tambahan/jog).

Jangan lupakan jadah bakar, termasuk menu spesial. Jadah, makanan berbahan dasar beras ketan, anda bisa memintanya untuk membakarnya terlebih dahulu sebelum dinikmati selagi masih hangat. Sate termasuk lengkap di sini, dari sate brutu(ekor ayam), sate hati, telur puyuh, usus, sapi, serta sate hati. Nasi kucing, gorengan dan menu standar angkringan lain.

Pak Man adalah penjual utama angkringan ini, biasanya dijaga secara bergantian karena angkringan ini buka 24jam, tapi sekarang tampaknya beliaunya sudah tidak pernah kelihatan menjaga dagangannya lagi.

Angkringan lek Man adalah angkringan utama di kawasan ini, dahulu cuman ada dua buah angkringan, sekarang ini sudah berderet beberapa angkringan, di malam hari pengunjung yang kebanyakan anak muda, nangkring lesehan di trotoar lebih dari 100 meter ke arah barat berjejer di pinggir jalan.

Untuk anda yang lebih menyukai suasana lebih tenang, bisa berkunjung di sore hari. Berbeda dengan malam hari yang banyak pengunjung berusia muda, di jam 3 sampai 6 sore orang orang yang lebih tua lebih bayak berkunjung di jam ini, rata rata pekerja yang istirahat sebeum pulang, atau bapak bapak yang sekedar pengen nongkrong. Selain sore hari, pagi hari mungkin juga pilihan tepat untuk suasana yang lebih nyaman, senyaman hati Jogja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *