Si manis dan Legit Dari Betawi Yang Dapat Mempererat Silahturahmi

Scriptux.com – Dodol adalah salah satu makanan khas betawi yang dalam proses pembuatannya memerlukan lebih dari satu orang. Makanan ini memiliki rasa yang manis, legit, dan lengket.

Kendati proses pembuatannya cukup lama, akan tetapi dodol ini dapat mempererat tali silaturahmi antar masyarakat karena pembuatannya yang bergotong royong dengan tetangga.

Budayawan Betawi, Yahya Adi Saputra mengatakan jika dari zaman dulu proses pembuatan dodol selalu beramai-ramai, karena membuat dodol sendiri dengan jumlah besar prosesnya akan sangat melelahkan. Mulai dari menumbuk tepung ketan hingga halus, memarut kelapa agar jadi santan, mencairkan gula, dan mengaduk terus-menerus.

“Bayangkan kalau bikin adonan dodol 20 liter, kelapanya itu bisa 20-30 kilogram harus diparut, belum gulanya, belum ngaduk-nya. Butuh kesabaran sekali buatnya,” kata Yahya.

Yahya juga sedikit berbagi kisahnya ketika dulu hajatan tiba, pastilah para tetangga akan gotong royong membuat dodol. Saat membuat dodol inilah yang menjadi perekat hubungan. Ada pembicaraan, canda, dan tawa ketika membuat dodol.

Inilah yang semakin luntur di zaman saat ini. Gaya hidup serba praktis, menurut Yahya akhirnya menggerus tradisi yang sudah ada. “Zaman sekarang lebih gampang, ada mesin penggiling tepungnya, ada santan jadi, dodol juga bisa langsung beli,” imbuh Yahya.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *